Minggu ke-36, September 2017

Puteri kecil saya (P) : Jika bisa, pakah mama mau menjadi seorang anak lagi?
Saya, mamanya (M) : Wah, senang sekali…
P : Mngapa?
M : Karena pasti belum menikah!
P : Maksudnya?
M : Tidak perlu memikirkan segala hal, termasuk kebutuhan papa, juga kebutuhan kalian, anak-anak mama. Menjadi seorang anak tahunya bergembira saja. Bermain saja.
P : Berarti kalau menikah itu tidak bergembira? Tidak bermain?
M : Rasanya sulit mau bergembira, kecuali memutuskan mau bergembira. Bermain? Wah, sepertinya tidak ada waktu untuk bermain. Semua waktu dipakai serius.
P : Tapi kan bisa dipakai serius bermain?!
M : ?!?!?! 😅

1 Korintus 13:11
Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

❤️🖤❤️🖤❤️🖤❤️ – with I Dewa, Kelly, I, and Kenishia

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s