Minggu ke-25, Juni 2017

Saya harus menulis tentang ulang tahun puteri kecil saya yang ke-10. Dia sudah semakin besar. Dan saya semakin banyak tercengang dengan semua pertanyaan dan pendapat-pendapatnya.

Dia mengundang beberapa teman perempuannya (yang masih tersisa di Bali, karena yang lainnya sudah pergi berlibur) untuk menginap di rumah kami, pesta piyama.
Tanpa sengaja saya mendengar percakapan antar mereka.
“Kamu tomboy kan?”
“Iya saya tomboy!”

Saya langsung nimbrung percakapan mereka dan menempatkan diri saya sebagai teman mereka. Saya berusaha menjelaskan dengan sebaik-baiknya bahwa sangat penting bagi mereka untuk bersyukur pada TUHAN dan bangga menjadi seorang perempuan. Tugas yang sangat mulia menjadi seorang perempuan.
Saya sangat menekankan bahwa tidak ada salahnya mereka melakukan kegiatan laki-laki, misalnya dalam olah raga atau hobby. Tapi ada hal yang lebih penting, yaitu mereka mengakui diri mereka sebagai perempuan, menampilkan diri mereka sebagai perempuan dan merawat tubuh mereka sebagai perempuan normal.
Wajah mereka langsung bersinar dan bergembira saat mengerti hal itu.
“Horeee, saya perempuan!!!”

Percakapan yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk menghormati dan menghargai tubuh mereka, serta bersemangat menjalankan peran sebagai perempuan.

Mazmur 144:12
Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya;
dan anak-anak perempuan kita seperti tiang-tiang penjuru, yang dipahat untuk bangunan istana!

โค๏ธ๐Ÿ’™๐Ÿ’œ๐Ÿ–ค๐Ÿ’œ๐Ÿ’™โค๏ธ – with I Dewa Gede, Kelly, I, and Kenishia

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s