Minggu ke-02, Januari 2017

“Wah, saya ingat jalan ini! Saya dulu naik sepeda keliling jalan ini!” seru putera sulung kami saat kami sekeluarga berkendara mengunjungi daerah yang dulu pernah kami tinggali. Kami juga melewati rumah yang kami pernah tinggali dulu. Suami saya menurunkan kecepatan mobil agar kami dapat memperhatikan rumah itu.

“Saya ingat pintu gerbang itu!” kata puteri remaja kami. “Benar sekali, itu rumah tempat tinggal kita dulu,” sahut saya. Lalu saya menunjuk sebuah jendela, “Itu dulu kamar kita!”

Mengawali tahun ini, sungguh sangat bijak suami saya mengajak kami sekeluarga jalan-jalan mengenang kisah lama kami.

Anak-anak kami menjadi mengerti kisah keluarga kami yang sering kami ceritakan. Terutama si bungsu, puteri kecil kami, karena dia belum lahir saat itu.

Akhirnya, sebagai orangtua, kami harus menekankan bahwa kebersamaan sebagai sebuah keluarga itu sangat penting.

Berbagi cerita lama adalah membagi semangat kebersamaan, kegigihan dan impian yang besar. Bersama menjadi kunci keberhasilan.

Roma 12:16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤ – with I Dewa Gede, Kelly, I, and Kenishia

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s