Minggu ke-28, Juli 2016

Masa liburan sungguh menyenangkan. Bukan karena bepergiannya saja, tetapi atas pelajaran yang kami masing-masing peroleh.

Khususnya bagi anak-anak saya. Karena yang sulung telah memiliki kegiatan sendiri, maka tinggallah kedua putri saya yang memutuskan. Mereka berusaha menetapkan tujuan wisata masing-masing. Tentu saja mustahil bagi saya dan suami sebagai orangtua mengabulkannya. Mereka harus belajar sepakat walaupun berbeda pendapat. Belajar menang dengan cara mengalah, dan belajar bersatu walau berbeda. Belajar menerima dengan lapang dada tanpa perbantahan.

Akhirnya tujuan wisata disepakati. Apakah selesai?
Belum!

Tentukan jadwal kepergiaan dan penentuan di mana akan menginap. Serta segala tetek-bengek yang harus diurus.

Masa liburan adalah masa paling baik untuk mendidik anak-anak. Itulah yang selalu saya dan suami terapkan.
Dan hasilnya pasti memuaskan. Kerja sama makin erat, komunikasi makin lancar dan kerukunan terbentuk.

Roma 15:5-7 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,

sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.

Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah. – with I Dewa Gede, Kelly, Kenishia, and I

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s